Misteri Shuichi Akai, Scar Akai, Subaru Okiya dan Bourbon
Sampai sekarang bisa diambil beberapa kesimpulan untuk hubungan antara Shuichi Akai-Scar Akai-Subaru Okiya-Bourbon
Kesimpulan Pertama
Scar Akai bukanlah Shuichi Akai
Bukti:
Scar Akai adalah Bourbon yang menyamar
Bukti:
Shuichi Akai masih hidup
Bukti:
Subaru Okiya adalah Shuichi Akai yang menyamar
Bukti:
Kesimpulan Pertama
Scar Akai bukanlah Shuichi Akai
Bukti:
- Scar Akai (Akai dengan luka bakar di wajah) tidak kidal, sedangkan Shuichi Akai adalah orang kidal. Saat Scar Akai mengarahkan pistolnya, Ia menggunakan tangan kanan (DC Vol. 65 File. 5)
- Scar Akai tidak bisa bicara pada FBI. Scar Akai tidak bisa meniru suara Shuichi Akai dengan sempurna. (DC Vol. 65 File. 4)
- Scar Akai tidak hilang ingatan. Saat Scar Akai diincar Chianti untuk ditembak, Scar Akai melihat ke arah Chianti dan tersenyum, berarti dia ingat Chianti. Seharusnya, jika Akai mengalami insiden parah, orang akan berasumsi dia hilang ingatan. (DC Vol. 67 File. 8)
Scar Akai adalah Bourbon yang menyamar
Bukti:
- Reaksi Gin dan Percakapan antara Gin dan Vermouth membuktikan bahwa Scar Akai adalah Bourbon yang menyamar dan yang menyamarkan Bourbon adalah Vermouth. Saat percakapan itu terjadi, memang mereka hanya berbisik, tapi dari reaksi dan keputusan Gin untuk membatalkan penembakan Scar Akai dan kalimat yang diucapkan Gin "Apa kau sudah mendapat izin darinya?". "Sudah, Bos orang yang sangat berhati-hati, terlalu hati-hati sampai kadang bisa merugikan" balas Vermouth. Kita bisa tau, bahwa Bos Organisasi Hita meyuruh Vermouth utuk menyamarkan Bourbon menjadi Shuichi Akai. (DC Vol. 67 File. 8)
- Untuk mengetahui apakah Shuichi Akai masih hidup atau tidak.
- Untuk melihat reaksi FBI, sehingga aka ketahuan kalau Shuichi Akai masih hidup atau tidak.
Shuichi Akai masih hidup
Bukti:
- Bekas darah Shuichi Akai tidak terlihat saat Kir menaruh bom di samping kepala Shuichi Akai dan berbedanya posisi kepala Shuichi Akai dan mayat pengganti. (DC Vol. 59 File. 1)
- Saat Eisuke Hondo mengatakan bahwa ada yang mati di FBI, conan tersenyum. Itu karena conan tau bahwa triknya sukses.
- Pada saat menuju Puncak Raiha, Shuichi Akai membawa mayat Rikumichi.
- Didada Shuichi Akai sudah di selipkan sebuah paket darah dan sebuah detonator agar darah terlihat muncrat saat Kir menembak, begitu juga dijidatnya.
- Saat Kir akan manruh bom, Kir mengarahkan kameranya ke bagian yang tidak terlihat oleh Gin dan Vodka, pada saat itu, Shuichi Akai menukar dirinya dengan mayat Rikumichi dan menaruh ponsel dengan sidik jari Rikumichi dan Conan (ponsel rikumichi) .Kir menaruh bom di sebelah kepala mayat agar kepala mayat hancur dan tidak terdeteksi wajahnya. (DC Vol. 59 File. 1)
- Saat conan menyelidiki 3 tersangka di RS Haido. Conan memberikan ponselnya ke Rikumichi. Conan punya 2 ponsel. yang pertama ponsel dengan sidik jari Conan dan Shuichi Akai, yang kedua ponsel dengan sidik jari Cinan dan Rikumichi
- Jodie meminjam ponsel conan (sidik jari conan dan Rikumichi) untuk dibawa ke polisi dan dicocokan dengan sidik jari mayat. dan ternyata sidik jarinya cocok. trik pun sukses.
Subaru Okiya adalah Shuichi Akai yang menyamar
Bukti:
- Subaru Okiya dan Shuichi Akai mempunyai wajah yang mirip. Sehingga, kemungkinan Shuichi Akai menyamar menjadi Subaru Okiya dengan dibantu oleh Yukiko Kudo
- Subaru Okiya dan Shuichi Akai adalah orang kidal. Shuichi Akai meminum kopi dengan tanga kiri (DC Vol. 58 File. 3), Dia juga manggunakan mata kirinya untuk melihat scope pada sniper (DC Vol. 49 File. 4), berarti dia kidal. Subaru Okiya menggosok dengan tangan kiri (DC Vol. 61 File. 8), Dia juga memegang botol Bourbon dengan tangan kiri (DC Vol. 61 File. 10)
- Haibara memiliki rasa yang peka terhadap anggota organisasi hitam. Saat dia bertemu Subaru Okiya untuk pertama kalinya, dia merasakan hawa tidak enak. Itu wajar saja, karena Subaru Okiya/Shuichi Akai mantan anggota organisasi hitam.
- Ran merasa bahwa dia pernah bertemu dengan Subaru (DC Vol. 61 File. 8). Itu wajar saja, karena Ran memang pernah bertemu dengan Shuichi Akai.
0 komentar:
Posting Komentar